Beranda / Berita / Kebijakan / Prabowo Minta Pengusaha Tahan ...
Kebijakan

Prabowo Minta Pengusaha Tahan Ekspor Batu Bara dan CPO

16 Maret 2026
2 menit membaca
Admin SahabatSawit
Prabowo Minta Pengusaha Tahan Ekspor Batu Bara dan CPO

Presiden RI Prabowo Subianto. FOTO HUMAS

Bagikan:

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta pengusaha batu bara dan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) menahan ekspor komoditas tersebut jika kebutuhan dalam negeri belum terpenuhi.

Instruksi itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat. Ia menegaskan seluruh produksi sumber daya alam harus lebih dulu memenuhi kebutuhan nasional sebelum dijual ke pasar luar negeri.

“Semua produksi batu bara harus diutamakan untuk kebutuhan nasional kita. Itu juga berlaku untuk kelapa sawit,” kata Prabowo saat memberi arahan kepada para menteri, dikutip ANTARA.

Presiden menegaskan kekayaan alam Indonesia merupakan milik bangsa dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Karena itu pemerintah menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas dalam pengelolaan sumber daya alam.

Prabowo juga mengingatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk tegas terhadap perusahaan batu bara yang mengabaikan kebutuhan domestik.

“Semua kekayaan alam itu milik bangsa Indonesia, bukan milik pengusaha. Mereka boleh berusaha, tapi kepemilikannya milik bangsa,” ujar Prabowo.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah memastikan pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO).

Menurut Bahlil, perusahaan batu bara yang telah memperoleh Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) wajib memenuhi kuota DMO sebelum diberikan izin ekspor.

“Kalau kebutuhan nasional belum tercukupi, izin ekspor tidak kita keluarkan. Orientasi kita kebutuhan domestik,” kata Bahlil.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah mengamankan pasokan energi nasional sekaligus memastikan industri dalam negeri tidak kekurangan bahan baku.

Tag:

Presiden Prabowo SubiantoCPOGAPKI