KALBAR — Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Barat, Aris Supratman, menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai bagian penting dari keberlanjutan industri sawit, termasuk ketika perusahaan menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Aris, temuan riset mengenai kondisi K3 pekerja sawit dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk memperkuat perlindungan pekerja di lapangan.
Isu tersebut menjadi penting karena aktivitas perkebunan berlangsung di wilayah yang luas dan sebagian berada jauh dari pusat layanan.
Kondisi ini membuat perlindungan pekerja, kesiapsiagaan menghadapi karhutla, hingga akses terhadap jaminan sosial membutuhkan perhatian khusus.
Sebelumnya, Aris mengatakan keberlanjutan industri sawit tidak cukup diukur dari produksi.
Perlindungan tenaga kerja dan hubungan industrial yang sehat juga menjadi bagian dari keberlanjutan industri.
“Perlindungan tenaga kerja harus menjadi kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban,” kata Aris dalam pertemuan GAPKI Kalbar dengan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan pada Juni 2026.
Dalam konteks karhutla, perlindungan K3 tidak hanya menyangkut pencegahan kecelakaan kerja.
Kondisi asap dan kebakaran juga dapat meningkatkan risiko kesehatan serta keselamatan pekerja yang tetap beraktivitas di areal perkebunan.
Karena itu, hasil riset dapat digunakan untuk melihat kembali kesiapan perusahaan, mulai dari prosedur keselamatan, perlengkapan perlindungan, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat hingga mekanisme perlindungan pekerja ketika kondisi lapangan membahayakan.
GAPKI Kalbar sebelumnya juga membahas penguatan K3 bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Pembahasan tersebut mencakup perlindungan pekerja perusahaan maupun pekerja yang berada dalam rantai pasok sawit, seperti petani, sopir angkutan TBS dan buruh bongkar muat.
Riset K3, dengan demikian, tidak berhenti sebagai kajian. Temuannya dapat menjadi dasar untuk memperbaiki praktik perlindungan pekerja sekaligus memperkuat kesiapsiagaan industri sawit menghadapi karhutla.
Bagi industri, keselamatan pekerja bukan hanya persoalan kepatuhan. Perlindungan yang berjalan baik menjadi bagian dari keberlanjutan operasional perkebunan. (zan)

