Beranda / Berita / Kebijakan / Ekspor CPO 2026 Tertekan B50, ...
Kebijakan

Ekspor CPO 2026 Tertekan B50, Gapki Sebut Ruang Jual ke Luar Negeri Makin Sempit

5 Januari 2026
9 menit membaca
Admin SahabatSawit
Ekspor CPO 2026 Tertekan B50, Gapki Sebut Ruang Jual ke Luar Negeri Makin Sempit

Ketua Umum Gapki Eddy Martono. FOTO: HUMAS

Bagikan:

JAKARTA - Saat pasar global masih lapar minyak nabati, Indonesia justru sibuk menghabiskan stoknya sendiri. Program biodiesel B50 menjadi pengubah arah ekspor sawit pada 2026.

Prospek ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Indonesia pada 2026 diperkirakan belum sepenuhnya cerah.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menilai kinerja ekspor berpotensi tertekan seiring meningkatnya kebutuhan domestik dan rencana penerapan mandatori biodiesel 50 persen (B50).

Ketua Umum Gapki Eddy Martono mengatakan, penerapan B50 akan mendorong lonjakan penyerapan CPO di dalam negeri.

Di sisi lain, produksi sawit nasional cenderung stagnan sehingga ruang ekspor semakin terbatas.

“Tidak mungkin yang dikurangi adalah pasokan untuk kebutuhan dalam negeri,” ujar Eddy dalam keterangan resminya.

Eddy menyebut stagnasi produksi tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Malaysia sebagai dua produsen utama sawit dunia.

Sementara itu, permintaan global terhadap minyak nabati terus meningkat, menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan.

Gapki memproyeksikan kondisi stagnasi produksi masih berlanjut sepanjang 2026. Situasi tersebut berpotensi mendorong penguatan harga minyak sawit, namun juga membawa risiko lain bagi perekonomian nasional.

Menurut Eddy, sebagai produsen sekaligus konsumen terbesar minyak sawit dunia, Indonesia menghadapi potensi tekanan inflasi, terutama pada sektor pangan dan energi.

Tingginya penyerapan CPO untuk kebutuhan domestik dinilai dapat memengaruhi stabilitas harga sejumlah kebutuhan pokok.

Pelaku industri kini menantikan kebijakan lanjutan pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dalam negeri, stabilitas harga, dan kinerja ekspor. (zan)

Tag:

Eddy MartonoBiodiesel B50GAPKI GAPKI KalbarGapki RiauGapki KalselGapki Kaltim