Beranda / Berita / Kebijakan / Eco Tourism Bali dan RSPO Doro...
Kebijakan

Eco Tourism Bali dan RSPO Dorong Penggunaan Minyak Sawit Berkelanjutan di Industri Pariwisata

30 Mei 2025
10 menit membaca
Admin SahabatSawit
Eco Tourism Bali dan RSPO Dorong Penggunaan Minyak Sawit Berkelanjutan di Industri Pariwisata

FOTO BERSAMA

Bagikan:

BALI - Industri pariwisata Indonesia mulai dilibatkan dalam inisiatif minyak sawit berkelanjutan. Eco Tourism Bali (ETB) menggandeng RSPO untuk mendorong penggunaan Minyak Sawit Bersertifikat Berkelanjutan (CSPO) guna mendukung konservasi lingkungan dan pemberdayaan petani sawit.

Co-Founder Eco Tourism Bali, Suzy Hutomo, menyatakan upaya ini bertujuan menciptakan pariwisata yang lebih ramah lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lokal.

“Kami ingin sektor pariwisata turut berperan dalam menjaga ekosistem dan mengurangi jejak karbon, sembari mendorong kesejahteraan petani,” ujarnya di sela Eco Tourism Week 2025 di Sanur, Denpasar, Bali.

Kemitraan ETB dengan organisasi nirlaba internasional Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) ini menjadi langkah konkret integrasi prinsip keberlanjutan di sektor pariwisata, salah satu pengguna besar minyak sawit.

Deputi Direktur Transformasi Pasar RSPO Indonesia, Windrawan Inantha, mencatat sektor pariwisata mengonsumsi sekitar 500 ribu ton minyak sawit mentah (CPO) per tahun, atau sekitar 5% dari konsumsi minyak sawit nasional untuk pangan.

“Pariwisata punya potensi strategis karena didukung kestabilan ekonomi dan akses langsung ke konsumen. CSPO bukan hanya etis, tapi juga nilai jual yang kuat,” katanya.

Menurut Windrawan, dengan total 14 juta wisatawan mancanegara dan ratusan juta wisatawan domestik sepanjang 2024, dampak perubahan kecil seperti penggunaan CSPO bisa sangat signifikan.

Ia juga menyebut banyak pelaku pariwisata telah tersertifikasi keberlanjutan seperti GSTC, Green Key, dan EarthCheck, sehingga transisi ke minyak sawit berkelanjutan menjadi langkah logis dan strategis.

Inisiatif ini menjadi peluang bagi sektor sawit dan pariwisata untuk berkolaborasi memperkuat rantai pasok berkelanjutan. Bagi petani dan perusahaan sawit, perluasan penggunaan CSPO di sektor pariwisata membuka pasar baru sekaligus memperkuat citra positif industri sawit di mata global. (zan)

 

Tag:

Eco Tourism BaliCSPORSPO Eco Tourism Week 2025