KALBAR — Perkebunan Sinar Mas Kalimantan Barat menyiagakan personel dan peralatan pemadam untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang.
Perusahaan juga menyerahkan peralatan pemadam kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang.
Dukungan itu berupa dua nozzle pemadam, dua mesin pompa, dan enam roll selang hydrant. Peralatan tersebut disiapkan untuk memperkuat kebutuhan operasional tim pemadam di lapangan.
Bupati Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo mengatakan penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah.
Keterlibatan perusahaan dan pemangku kepentingan lain diperlukan, terutama ketika kebakaran meluas di sejumlah wilayah.
“Apa yang terjadi saat ini tidak hanya membutuhkan peran pemerintah daerah, namun semua pihak, termasuk pihak perusahaan,” ujar Alexander.
Menurut dia, bantuan peralatan pemadam dibutuhkan tim yang sedang bekerja di lapangan. Ia berharap langkah tersebut diikuti perusahaan lain yang beroperasi di Ketapang.
“Bantuan seperti alat-alat untuk pemadaman api sangat dibutuhkan oleh tim di lapangan,” katanya.
CEO Perkebunan Sinar Mas Kalimantan Barat Bonny Wijaya mengatakan perusahaan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Fokusnya, kata dia, memastikan dukungan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Dalam situasi seperti ini, kolaborasi dan kecepatan respons menjadi sangat penting,” ujar Bonny.
Selain menyiagakan personel dan peralatan pemadam, perusahaan menggunakan drone dan CCTV untuk mendukung deteksi dini di wilayah operasional. Teknologi tersebut digunakan untuk mengidentifikasi titik panas yang perlu segera ditindaklanjuti.
Bonny mengatakan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam pengendalian karhutla.
Pencegahan, deteksi dini, hingga pemadaman membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, perusahaan dan pihak terkait.
Karhutla di Ketapang tidak hanya menyangkut persoalan pemadaman. Kecepatan menemukan titik api dan mengerahkan peralatan menjadi penentu agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap masyarakat maupun lingkungan. (zan)

