Beranda / Berita / CSR & Lingkungan / Program Ternak Babi di Periang...
CSR & Lingkungan

Program Ternak Babi di Periangan, Langkah Awal Warga Menuju Kemandirian Ekonomi

peternakan babi dinilai paling relevan dengan kondisi sosial, budaya, serta kebutuhan warga Desa Periangan.

18 Februari 2026
2 menit membaca
Admin SahabatSawit
Program Ternak Babi di Periangan, Langkah Awal Warga Menuju Kemandirian Ekonomi

Warga Desa Periangan menjalani pelatihan usaha peternakan berbasis kebutuhan lokal oleh PT Bangun Nusa Mandiri. FOTO :HUMAS

Bagikan:

KETAPANG – Warga Desa Periangan, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, memulai langkah baru memperkuat ekonomi desa melalui budidaya babi berbasis kebutuhan lokal.

Program ini menyasar kelompok masyarakat sebagai penerima manfaat utama dan diarahkan menjadi sumber penghasilan alternatif yang berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung pada 16 Februari itu dirancang setelah tim pemberdayaan ekonomi masyarakat melakukan penilaian potensi usaha.

Hasilnya, peternakan babi dinilai paling relevan dengan kondisi sosial, budaya, serta kebutuhan warga Desa Periangan.

Pendekatan yang digunakan tidak berhenti pada pemberian bantuan teknis. Peserta juga dilatih membangun ekosistem usaha yang lebih kuat, termasuk membuat pakan alternatif dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar desa.

"Langkah ini ditempuh untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi usaha penggemukan," kata Adrianto.

Ia adalah ketua kelompok peserta dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut.

“Kami sangat mendukung dan berterima kasih dengan adanya program budidaya babi dan pembuatan pakan serta pendampingan bagi para peserta," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan diharapkan dapat membantu meningkatkan penghasilan warga.

Dalam sesi pelatihan, peserta diajak memahami cara meracik pakan babi alternatif berbahan lokal.

Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai kebutuhan nutrisi ternak, teknik budidaya yang baik, serta pengelolaan kandang yang bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan tim dari Universitas Tanjungpura sebagai narasumber dan pendamping teknis.

Melalui pendampingan tersebut, peserta diharapkan mampu menjalankan usaha ternak secara mandiri dan bertanggung jawab.

Program ini menjadi pijakan awal pengembangan ternak lokal di Desa Periangan, dengan harapan menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi desa. (zan)

Tag:

Desa PerianganUniversitas Tanjungpurabudidaya babi

Berita Terkait