Beranda / Berita / Teknologi / PalmCo Pamer Taji Hijau di COP...
Teknologi

PalmCo Pamer Taji Hijau di COP30: Limbah Sawit Disulap Jadi Energi Bersih

Di tengah sorotan dunia terhadap industri sawit, PalmCo datang ke COP30 di Brasil bukan untuk berkilah, melainkan memamerkan senjata barunya: limbah yang bertransformasi menjadi energi hijau.

18 November 2025
10 menit membaca
Admin SahabatSawit
PalmCo Pamer Taji Hijau di COP30: Limbah Sawit Disulap Jadi Energi Bersih

Jajaran Direksi PTPN V saat meninjau instalasi pembangkit tenaga biogas (PTBg) unit pabrik kelapa sawit Sei Pagar. FOTO : HUMAS

Bagikan:

JAKARTA - Subholding PTPN IV PalmCo memperkenalkan tiga proyek transformasi sawit rendah emisi yang terpilih masuk daftar 40 Proyek Karbon Indonesia di gelaran COP30 UNFCCC di Belem, Brasil.

Langkah ini sekaligus menjadi etalase komitmen sawit Indonesia terhadap agenda global penurunan emisi.

“Sawit bisa menjadi bagian dari solusi iklim,” ujar Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, di Jakarta, Senin (17/11/2025).

Ia menegaskan, pemanfaatan limbah cair kelapa sawit (POME) menjadi energi terbarukan adalah bukti nyata bahwa ekonomi sirkular bukan jargon belaka.

Tiga proyek yang dipamerkan meliputi Biogas Cofiring POME Lubuk Dalam—yang telah mengantongi sertifikasi SPE-GRK—serta dua proyek yang tengah menuju sertifikasi: PLTBg Pasir Mandoge dan Biogas Cofiring Sei Tapung.

Seluruhnya memanfaatkan POME untuk menekan emisi gas rumah kaca secara langsung.

Jatmiko menyebut, terpilihnya PalmCo dalam daftar proyek karbon nasional menandai loncatan baru: dekarbonisasi sawit mulai bergerak dari skala eksperimen menuju level industri.

Skema pembiayaan karbon internasional, kata dia, membuka peluang modernisasi perkebunan dan meningkatkan daya saing sawit Indonesia di pasar global yang semakin ketat.

“Ini bukan sekadar pencapaian perusahaan, tetapi kontribusi kami dalam diplomasi iklim dunia,” katanya.

Di COP30, PalmCo juga memaparkan peta jalan dekarbonisasi jangka panjangnya. Salah satu proyek andalan adalah pembangunan fasilitas Compressed Bio Methane Gas (CBG) yang kini memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan beroperasi penuh pada kuartal IV 2026.

Energi bersih dari fasilitas CBG nanti akan dipasok ke PT Pertagas Niaga melalui skema jual-beli jangka panjang model Build-Own-Operate-Transfer.

Program ini merupakan bagian dari 47 inisiatif energi terbarukan PalmCo hingga 2030, meliputi perluasan pemanfaatan biogas, cofiring, biomassa, biodiesel, hingga pembangunan PLTBg baru.

PalmCo memasang target ambisius: penurunan emisi 1.067.760 ton CO₂e pada 2030, atau setara 54,46 persen dibanding skenario business as usual. (zan)

Tag:

PalmCoCOP30Sawit Rendah EmisiGAPKIGAPKI KalselGAPKI RiauGAPKI Kalbar

Berita Terkait