Beranda / Berita / CSR & Lingkungan / Arham Hakim, Beasiswa PT SMART...
CSR & Lingkungan

Arham Hakim, Beasiswa PT SMART, dan Lompatan Hidup

Keputusan melanjutkan pendidikan ia ambil sejak SMP. Baginya, gelar bukan sekadar ijazah, melainkan pintu peluang.

2 Februari 2026
2 menit membaca
Admin SahabatSawit
Arham Hakim, Beasiswa PT SMART, dan Lompatan Hidup

Foto Arham (ketiga dari kiri) bekerja bersama tim lapangan, dalam penerapan hasil belajar di kelas pada kerja nyata di perkebunan. FOTO : HUMAS SMART

Bagikan:

Beasiswa PT SMART mengantar Muhammad Arham Hakim, anak desa dari Gowa, meraih gelar lulusan terbaik pada 2025.

Irama hidup di Kelurahan Limbung, Bajeng, Gowa, berjalan tenang. Di lingkungan yang saling mengenal, nilai kehidupan diwariskan lewat teladan, bukan petuah. Dari sana Muhammad Arham Hakim memulai langkahnya.

Anak bungsu dari empat bersaudara itu lulus sebagai Sarjana Terbaik Beasiswa SMART 2025, program tahunan Sinar Mas Agribusiness and Food. Capaian itu menjadi kebanggaan keluarga sekaligus titik balik hidupnya.

Arham tumbuh dari didikan ayah yang disiplin dan ibu yang sabar, seorang guru taman kanak-kanak.

Nilai moral selalu didahulukan, jauh sebelum prestasi akademik. Prinsip hidup masyarakat Sulawesi Selatan—Kualleanga Tallanga Natoalia, lebih baik tenggelam daripada menyerah—menjadi pegangan.

Keputusan melanjutkan pendidikan ia ambil sejak SMP. Baginya, gelar bukan sekadar ijazah, melainkan pintu peluang.

Saat kuliah di Makassar dan aktif memimpin organisasi kecamatan, ia menemukan Beasiswa SMART lewat media sosial. Program itu menawarkan biaya pendidikan, mentoring, komunitas, dan jalur industri.

Di Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB), Arham memilih Teknologi Pengolahan Sawit dengan peminatan manajemen perkebunan.

Ia aktif di BEM dan menjaga prestasi akademik. Tesis menjadi ujian ketekunan terakhir.

Pada wisuda 2025, Arham dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik ITSB. Dari panggung, ia mencari kedua orang tuanya—sumber dari semua langkah panjang yang ia tempuh.

“Saya merasa sangat bersyukur,” katanya. “Kegembiraan, kelegaan, emosi; semuanya bercampur jadi satu. Pencapaian saya ini berkat dukungan banyak orang, terutama orang tua saya dan tim Beasiswa SMART,” dikutip laman SMART. (zan)

Tag:

Beasiswa SMART 2025Sinar Mas Agribusiness and FoodInstitut Teknologi Sains Bandung

Berita Terkait